Selasa, 08 November 2011

BUDIDAYA PISANG

Teknologi Memproduksi Pisang Bermutu

Keluaran
Pisang merupakan tanaman asli Asia Tenggara termasuk Indonesia. Jenis pisang yang banyak ditanam di Indonesia antara lain pisang susu, pisang raja, pisang ambon, pisang kepok, pisang mas, dll.

Bahan dan Peralatan
Bibit, pupuk ZA, Ds dan ZK, pupuk kandang, dll

Pedoman Teknis
Tanaman pisang ditanam pada dataran rendah yang beriklim lembab dengan suhu udara antara 15 - 35 derajat celcius dan pH tanah adalah 4,5 - 7,5

Cara Tanam dan Pemeliharaan

a. Persiapan lahan lahan harus bebas dari alang-alang buat lubang tanaman dengan ukuran 60 x 60 x 50 cm jarak antar lubang tanaman 3 - 4 meter setiap lubang diisi pupuk kandang atau kompos sebanyak 2 - 3 kaleng bekas minyak tanah.

b. Penyediaan bibit dan penanaman bibit yang digunakan berasal dari anakan-anakan tanaman pisang bibit berupa tunas-tunas pada bonggol yang dibelah dan disebut 'bit' . bit didederkan pada media tanah campur pasir (1:1) setelah satu minggu bibit mulai berakar dan dipindahkan ke polybag dua bulan kemudian bibit siap dipindahkan ke lubang tanaman di kebun (1 bibit per lubang) penanaman di kebun sebaiknya dilaksanakan awal musim penghujan.

c. Pemupukan sebulan setelah dipupuk dengan campuran 250gr ZA, 100gr DS dan 150 gr ZK per tanaman pemupukan tersebut diulang setiap tiga bulan sekali pupuk dibenamkan melingkar di sekeliling tanaman

d. Penjarangan anakan penjarangan anakan ditujukan untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan sehingga tanaman dapat menghasilkan tandan yang lebih besar dan berkualitas baik. Dipilih anakan pedang Untuk anakan kedua yang dipelihara berasal dari anakan pertama, dan anakan ketiga berasal dari anakan kedua. Pemeliharaan anakan sebaiknya dimulai setelah induknya berumur 4 - 6 bulan. Pemeliharaan tanaman induk dengan ketiga anakannya sebaiknya merupakan bentuk melingkar

e. Pemotongan jantung pisang Setelah bunga terakhir pada jantung mekar yang ditandai dengan pertumbuhan buah yang kecil-kecil dan lambat, sisa jantung segera dipotong Pemotongan jantung tersebut dapat meningkatkan produksi buah 2 - 5%

f. Panen Pada bulan-bulan panas buah pisang sudah bisa dipanen setelah 80 hari sejak keluarnya jantung, dan pada bulan-bulan basah setelah 120 hari Ciri-ciri buah pisang sudah bisa dipanen antara lain :
* kulit buah menjadi lebih cerah
* bentuk buah lebih membulat tidak bersiku Pada saat panen jangan sampai terjadi banyak luka pada kulit buah akibat benturan atau gesekan agar mutu dan penampakan buah tetap baik dan menarik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar